Tetap Eksis di Tengah Krisis
Filipi 4:4-7 (TB)
4 Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!
5 Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat!
6 Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.
7 Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.
Tetap Eksis di Tengah Krisis
Di tengah situasi dan kondisi pandemi Covid-19 yang tidak menentu ini dan juga dampaknya dalam bernagai aspek, baik aspek kesehatan, ekonomi, pendidikan dan lain sebagainya, tentunya hal ini membuat kita diperhadapkan dengan situasi yang sangat sulit, sukar bahkan krisis. Ancaman resesi ekonomi karena dampak pandemi ini mulai terdengar. Sekarang anak-anak sekolah juga mengalami kendala, biasanya mereka datang ke sekolah, belajar dan bermain bersama-sama. Namun karena pandemi ini, mereka harus belajar secara online di rumah masing-masing. Para orang tuapun merasakan kesulitan dalam pembelajaran daring putra/putrinya. Malah ada terdengar kabar bahwa ada orang tua yang bertengkar dengan anaknya bahkan terjadi penganiayaan. Selain itu, banyak orang yang menderita kerugian baik pemilik usaha maupun karyawan yang bekerja.
Namun, kita sebagai anak Tuhan tetap eksis di tengah krisis. Bagaimana caranya?
1. Bersyukur senantiasa (ayat 4)
Paulus, yang waktu itu dipenjara karena pemberitaan Injil, menasehatkan kepada jemaat di Filipi untuk senantiasa bersukacita. Walau keadaan apapun, sesulit apapun keadaan yang dihadapi, tetap senantiasa bersukacita. Demikian juga dalam kehidupan kita saat ini. Karena dengan sukacitalah, kita akan beroleh kekuatan dan semangat di tengah situasi sulit yang kita hadapi.
2. Memancarkan kebaikan (ayat 5)
Meski dalam keadaan sulit sekalipun, hal itu tidak mengurangi kita untuk menunjukkan kasih kita dengan cara memancarkan kebaikan hidup kita. Dengan menunjukkan kebaikan itu, kita juga dapat menjadi saksi kebaikan Tuhan bagi setiap orang. Kebaikan yang terpancar tersebut dilandasi oleh karena kasih yang telah diajarkan oleh Tuhan Yesus. Dalam keadaan krisipun, tidak mengurangi kebaikan Tuhan yang terpancar dalam kehidupan kita bagi setiap orang. Tentunya dengam kebaikan tersebut juga akan menguatkan iman saudara seiman dan memberikan motivasi yang positif.
3. Senantiasa mengandalkan Tuhan (ayat 6)
Mungkin banyak orang yang panik dan kuatir ketika memghadapi masa sulit atau krisis. Seringkali kita lupa karena terfokus pada masalah yang kita hadapi sehingga kita lupa bahwa kita mempunyai Tuhan yang luar biasa dahsyat yang kita andalka dalam menghadapi permasalahan dan pergumulan kita. Ingatlah bahwa kita memiliki Tuhan yang senantiasa kita andalkan dalam kehidupan kita, dalam keadaan apapun bahkan di tengah krisis sekalipun. Kita tidak perlu kuatir dan takut, kita hanya perlu penyerahan total kepada Tuhan. Tuhan ingin kita sungguh-sungguh mengandalkanNya dengan cara kita menaikkan doa dan permohonan kita dengan ucapan syukur.
4. Percaya akan pemeliharaan Tuhan (ayat 7)
Tuhan yang adalah sumber damai sejahtera akan senantiasa memelihara kita meskipun kita diperhadapkan dengan situasi yang sulit. Percayalah bahwa Tuhan senantiasa memelihara hidup kita. Sehingga kita tidak perlu takut dan kuatir sebab Tuhan pasti akan memelihara kita dan kita senantiasa merasakan damai sejahtera bahkan melampui segala akal dan pikiran kita di dalam Tuhan kita Yesus Kristus.
Kesimpulan
Mari kita semua untuk senantiasa mengandalkan Tuhan dalam kehidupan kita, agar kita tetap eksis di tengah krisis. Tuhan Yesus memberkati, 😊🙏
Comments
Post a Comment