Tenang dalam Naungan Tuhan
Mazmur 91
Pada pasal ini, sepertinya melanjutkan pasal sebelumnya yang ditulis oleh Musa pada saat memimpin umat Israel dalam perjalanan ke Tanah yang Dijanjikan itu. Musa menyadari bahwa akan ada resiko dalam perjalanan itu. Sehingga ia mempercayakan dirinya dan juga bangsa itu kepada tuntunan Tuhan. Sebab Tuhan bukan hanya sekadar menuntun umatNya, tetapi juga IA memberikan naungan kepada mereka. Contoh sederhana adalah kita melihat bahwa tiang awan melindungi mereka dari panas terik di siang hari. Dan pada malam hari ada tiang api yang memberikan sinar dan kehangatan kepada mereka.
Demikian juga kita sebagai orang percaya pada masa kini. Tentunya kitapun mendapatkan naunganNya dalam kehidupan kita. Apalagi menghadapi keadaan seperti ini. Keadaan yang membuat kita takut dan cemas serta perasaan kuatir. Namun mazmur ini mengingatkan kepada kita supaya kita senantiasa berpengharapan kepadaNya sebagai pelindung, naungan dan pengayom. Sehingga kita akan merasakan damai sejahtera dan sukacita. Maka dari itu marilah kita senantiasa berpengharapan kepada Tuhan yang melindungi, menaungi dan mengayomi kita. Percayalah bahwa Tuhan selalu ada dan meyertai kita. Saya secara pribadi bersyukur bahwa kemarin tanggal 26 Agustus 2021, Tuhan menyertai saya sepanjang 33 tahun perjalanan hidup saya. Harapan saya adalah penyertaan Tuhan sepanjang perjalanan pengembaraan kehidupan saya, hingga kelak akan berakhir ke tujuan yang kekal dan abadi. Dan selama masih diberi kesempatan untuk mengembara, sebisa mungkin bisa menjadi berkat yaitu motivasi dan inspirasi bagi setiap orang. Dalam naungan dan perlindungan Tuhan, saya merasa damai dan sukacita sepanjang perjalanan pengembaraan hidup saya.
Tetap Semangat dan Suksel Selalu. Salam Sehat. Tuhan memberkati.
©Lunat Solarius™
+6281230188946
26 Agustus 1988 - 2021
Comments
Post a Comment