Pengantar PL 2: Introduksi Kitab-kitab Puisi Ibrani
Bahasa Ibrani mempunyai ciri musik hakiki yang secara alamiah menopang ungkapan yang bersifat puitis. Pada dasarnya bahasa Ibrani adalah bahasa yang tertdiri atas kata kerja dan kata benda, dan ini adalah faktor penyusunan puisi Ibrani. Walaupun tidak ada peraturan ketat mengenai sajak dan irama, bahasa tersebut sebagian besar bergantung pada tekanan atau aksen untuk sifat ritmiknya/iramanya berdasarkan pengamatannya.
Bagian “sastra” dalam Perjanjian Lama berisi lima kitab, yaitu: Kitab Ayub, Mazmur, Amsal, Pengkhotbah, dan Kidung Agung. Kitab-kitab tersebut dapat dibagi lagi atas dua jenis sastra utama, yakni nyanyian (Mazmur, Kidung Agung), dan hikmat (Ayub, Amsal, Pengkhotbah). Sebagian besar dari tulisan dalam kitab-kitab sastra ini berbentuk puisi, tetapi ada juga sedikit prosa.
W.S. Lassor, D.A. Hubbart, & F.W. Bush,PENGANTAR PERJANJIAN LAMA 2: KITAB PUISI (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1994)
Comments
Post a Comment