Menolong Orang dengan Cara Logis

Menolong Orang dengan Cara yang Logis

Menolong orang seharusnya dengan cara yang logis dan tidak memberatkan yang ditolong. Apalagi malah memperparah keadaan yang ditolong. Sebagai contoh si A sedang membutuhkan pertolongan. Si B menawarkan pertolongan dengan syarat si A harus datang ke rumahnya. Namun keadaan si A tidak memungkinkan untuk ke sana. Karena ia tidak mampu berjalan sejauh itu, kira-kira 10 km jauhnya. Sebab si A habis terkena musibah kecelakaan yang menyebabkan dia cidera parah dan mengalami kesulitan berjalan. Apalagi berjalan sejauh itu. Sedangkan si B (yang memberikan pertolongan) berusaha memotivasi agar bisa sampai ke rumahnya si B.

Si A berusaha ke sana, namun ia justru jatuh di tengah jalan yang menyebabkan ia babak belur dan cidera semakin parah. Bahkan beberapa orang berusaha menggotong dia kembali ke rumahnya. Dengan kondisi yang babak belur seperti itu ia masih bersikeras untuk ke rumahnya Si B walau harus bersusah payah seperti itu.

Kadang kala, sadar ga sadar, kitapun juga berbuat demikian. Niatnya mau menolong orang tapi malah memberatkan dan membebani yang ditolong. Dalam menolong orang, kita harus melihat keadaannya terlebih dahulu dan juga kebeutuhannya. Agar pertolongan kita tepat sasaran dan bermanfaat. Terlebih tidak memberatkan atau tidak membebani kesusahan orang yang kita tolong itu.
Semoga bermanfaat. Tetap semangat dan sukses selalu. Salam sehat.

©Lunar Solarius
+6281230188946

Comments

Popular posts from this blog

Penciptaan Manusia Menurut Teks Kejadian 1:27-28 & 2:7: Sudut Pandang Teologi Injili dan Relevansinya bagi Orang Percaya Masa Kini

Arti Kata "Ekklessia"

Ketika Ujian Berat itu Datang