Ketika Kita Sudah Ga Sejalan Lagi

Renungan Singkat

Ketika Kita Udah Ga Sejalan Lagi
Shallom,
Dalam kehidupan kita sebagai orang percaya, tentunya akan sangat indah apabila kehidupan kita senantiasa sejalan dengan kehendak Tuhan. Ibarat sepasang kekasih yang membangun komitmen untuk sejalan bersama-sama. Namun, apabila tidak sejalan, maka akan menimbulkan konflik yang berujung pada perseteruan bahkan perpisahan. Demikian juga dalam kehidupan rohani kita bersama dengan Tuhan, yang mana kitapun harus sejalan sesuai dengan kehendakNya dalam hidup kita. Sebab apabila tidak sejalan, maka akan menimbulkan perseteruan kita dengan Tuhan yang mungkin juga akan membuat kita terpisah dengan Tuhan. Lalu apa yang terjadi apabila kehidupan kita sudah tidak sejalan lagi dengan kehendak Tuhan?

Saat kita sudah tidak sejalan lagi sesuai dengan kehendak Tuhan, akan muncul banyak kesukaran dan kesulitan yang mendera kehidupan kita. Sudah tentu tidak ada damai sejahtera yang dirasakan dalam kehidupan kita. Bukan hanya itu saja, kitapun juga diperhadapkan dengan konsekuensi ketika kehidupan kita sudah tidak sejalan lagi dengan kehendak Tuhan, yaitu murka dan penghukuman Tuhan. Dengan kata lain, kita menjadi seteru Allah. 

Saat kita sudah tidak sejalan lagi dengan kehendak Tuhan, kita ini adalah orang yang tidak bisa menghargai kebaikan Tuhan dalam kehidupan kita. Ingatlah bahwa Tuhan itu baik dan panjang sabar, kasih setiaNya selalu kita rasakan dalam kehidupan kita. Kitapun juga tidak akan bisa menghitung berapa besar dan banyaknya kebaikan Tuhan dalam kehidupan kita. 

Oleh karena itu, mari kita semua orang percaya agar senantiasa memiliki kehidupan yang sejalan dengan kehendak Tuhan dalam hidup kita. Sungguh alangkah indahnya bila kehidupan kita senantiasa sejalan dengam kehendakNya. Tetaplah senantiasa memiliki kehidupan yang sejalan dengan kehendak Tuhan. Sebab Tuhan itu baik dan panjang sabar, IA sungguh mengasihi kita dan kitapun juga akan senantiasa menghargai kebaikan Tuhan dalam kehidupan kita. Tuhan Yesus memberkati.

Comments

Popular posts from this blog

Penciptaan Manusia Menurut Teks Kejadian 1:27-28 & 2:7: Sudut Pandang Teologi Injili dan Relevansinya bagi Orang Percaya Masa Kini

Arti Kata "Ekklessia"

Ketika Ujian Berat itu Datang