Ketika Kita Jauh dari Tuhan

Ketika Hidup Jauh dari Tuhan

Apa jadinya jika kehidupan kita jauh dan bahkan meninggalkan Tuhan? Pernahkah terbayangkan, apabila hal itu terjadi dalan kehidupan kita? Ketika kita mulai jarang berdoa dan mengucap syukur, ketika kita jarang membaca Kitab Suci, ketika kita mulai jarang beribadah atau menyediakan waktu kita untuk bersekutu dengan Tuhan atau bersaat teduh. Dan bahkan kita meninggalkan itu semua, disaat itulah kita mulai meninggalkan dan menjauh dari Tuhan.
Ibaratnya jika kita punya pasangan namun mulai jarang diajak komunikasi atau bahkan sampai putus komunikasi lalu muncul pertengkaran yang menyebabkan hilangnya rasa damai sejahtera. Ketika kita mulai menjauh dari Tuhan, kita mulai kehilangan damai sejahtera. Masalah demi masalah muncul tanpa adanya kepastian penyelesaian dari setiap masalah yang kita hadapi. Keterpurukan dan kejatuhan pun terjadi dalam kehidupan kita.
Namun ketika menghadapi masalah, keterpurukan dan kejatuhan dalam kehidupan kita seharusnya menjadi peringatan akan kita untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan dan senantiasa menjaga hubungan yang intim kepada Tuhan. Itu menunjukkan bahwa Tuhan masih mengasihi kita dengan cobaan-cobaan, kesusahan, kesulitan, keterpurukan dan kejaruhan hendaknya dapat mengingatkan kita kembali akan betapa besarnya kemurahan dan kebaikan Tuhan dalam hidup kita.
Bukannya dengan cobaan, kesusahan, kesulitan, keterpurukan dan kejatuhan malah membuat kita semakin menjauh dari Tuhan malahan kita menyalahkan Tuhan, justru itu malah membuat kita tidak bisa keluar dari masalah itu. Kunci utamanya adalah bertobat dan memperbaiki hubungan kita dengan Tuhan. Dengan demikian, niscaya Tuhan pasti membukakan pintu taubat kepada kita. Dan juga pasti akan membukakan pintu berkat damai sejahtera kepada kita. Kita pasti akan merasakan damai sejahtera, aman dan tentram dalam perlindunganNya.
Namun pilihan ada di tangan kita masing-masing, apakah kita mau kembali kepada Tuhan ataukah justru kehidupan kita jauh dari Tuhan?
Tetap semangat dan sukses selalu. Salam sehat.
Tuhan memberkati. ☺️

©Lunar Solarius
+6281230188946

Comments

Popular posts from this blog

Penciptaan Manusia Menurut Teks Kejadian 1:27-28 & 2:7: Sudut Pandang Teologi Injili dan Relevansinya bagi Orang Percaya Masa Kini

Arti Kata "Ekklessia"

Ketika Ujian Berat itu Datang