Karena Nila Setitik, Rusak Susu Sebelanga

Karena Nila Setitik, Rusak Susu Sebelanga

Setelah bangsa Israel menaklukan Yerikho, lalu mereka hendak menyerang Ai. Diutuslah pengintai ke kota itu. Berdasarkan laporan pengintai bahwa kota itu cukup kecil dan tidak perlu membawa banyak pasukan untuk menyerang. Tetapi pada kenyataannya, mereka menderita kekalahan yang menyedihkan. Yosua, sebagai pemimpin, sangat bersedih dan bertanya kepada Tuhan. Apakah yang sebenarnya terjadi? Lalu Tuhan menjawab bahwa ada salah seorang dari bangsa itu telah berbuat dosa dengan melanggar perintah Allah yaitu mengkhususkan barang yabg dikuduskan dari hasil rampasan penaklukan Yerikho. Keesoka harinya, Yosua mengunpulkan bangsa itu untuk mencari tahu siapakah yang telah berbuat dosa dan menyebabkan kekalahan bangsa itu. Akhirnya Akhan kedapatan telah melakukan dosa itu hingga akhirnya umat melemparinya dengan batu di lembah Akhor, dia dan sekeluarga.

Betapa mengerikan apabila melanggar perintah Tuhan. Bukan hanya bagi Akhan dan keluarganya, namun bangsa itu mengalami kekalahan. Padahal sebelumnya, Tuhan sudah memerintahkan kepada bangsa itu agar menguduskan barang yang dikhususkan oleh Allah ketika mendapat rampasan hasil penaklukan Yerikho. Ketidaktaatan Akhan inilah yang mengakibatkan kekalahan bangsa itu ketika melawa Ai bahkan banyak jatuh korban. Bukan hanya itu saja, bahkan Akhan dan keluarganya dihukum oleh bangsa itu dengan dilempari batu hingga mati di lembah Akhor.

Kisah ini mengajarkan kepada kita untuk tidak kompromi dengam dosa, yaitu ketidaktaatan terhadap perintah Allah. Sebab ketidaktaatan kepada perintah Allah pasti akan mendatangkan kutuk atau celaka. Masalahnya adalah yang terdampak akan kesalahan dan pelanggaran itu bukan hanya kita saja, tetapi orang lain juga. Sebagai contoh, apabila kita melanggar aturan lalu lintas dengan menerobos lampu merah, yang artinya berhenti. Maka akan terjadi kecelakaan yang menyebabkan adanya korban, baik dari diri kita sendiri, yang melanggar, dan juga orang lain, yang sebenarnya sudah mematuhi aturan lampu lalu lintas. Belum lagi harus berurusan dengan polisi lalu lintas, masalah biaya pengobatan, dan biaya perbaikan sepeda motor atau mobil dan lain sebagainya.

Maka dari itu, mari kita belajar taat akan perintah Tuhan agar mendatangkan keselamatan dan kebaikan, baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Sudah pasti kalau kita mau taat akan perintahNya, pasti akan mendatangkan berkat bagi kita dan orang lain. Sebab ketaatan mendatangkan berkat tetapi ketidaktaatan mendatangkan kutuk.

Tetap semangat dan sukses selalu. Salam sehat. Tuhan memberkati.

©Lunar Solarius™
+6281230188946

Comments

Popular posts from this blog

Penciptaan Manusia Menurut Teks Kejadian 1:27-28 & 2:7: Sudut Pandang Teologi Injili dan Relevansinya bagi Orang Percaya Masa Kini

Arti Kata "Ekklessia"

Ketika Ujian Berat itu Datang