Kapal Ini Tidak Akan Tenggelam, bahkan oleh Tuhan Sekalipun

Kapal Ini Tidak Akan Tenggelam, Bahkan oleh Tuhan Sekalipun

Kisah kapal Titanic merpakan suatu kisah tragis sepanjang sejarah pelayaran. Kapal terbesar pada masanya, harus temggelam karena menabrak gunung es di samudera Atlantik utara ketika sedang menpuh perjalanan perdananya menuju New York, Amerika Serikat pada waktu itu. Tenggelamnya kapal terbesar masa itu membuat heboh dan gempar dunia. Ribuan orang yang menjadi korban peristiwa tragis itu, hanya sedikit yang selamat.
Pelajaran yang berharga dari kisah tenggelamnya kapal Titanic adalah ada seseorang yang waktu itu melhat kemegahan da keagungan akan kapal terbesar pada masa itu sehingga ia berkata bahwa Tuhanpun tidak mampu menenggelamkan kapal ini. Namun pada kenyataannya kapal itu tenggelam secara tragis di perairan samudera Atantik utara pada malam yang gelap dan dingin. Ini mengajarkan kepada kita agar kita tidak sombong dan sesumbar. Kesombongan adalah sifat tidak disukai oleh Tuhan. Karena kesombonganlah, Lucifer dijatuhkan dari sorga. Ia dijatuhakan karena berusaha melampaui Yang Maha Tinggi dan merasa unggul dari yang lain. Padahal ia adalah malaikat ciptaan yang diciptakan untuk menlayani Tuhan di tahta kerajaan sorgawi. Disini kita belajar tentang kesombongan dan dampaknya bagi kehidupan kita. Apa yang kita dapat patut sombongkan? Kita hanya ciptaan Tuhan saja, kita tidak lebih sebutir pasir di tengah padang gurun yang luas. Di hadaoan Tuhan, kita bukan apa-apa, jadi apakah yang kita patut simbong. Karena Tuhan membenci orang sombong dan mengasihi orang yang rendah hati.
Tetap semangat dan sukses selalu.
Salam sehat.
Tuhan memberkati.

©Lunar Solarius
+6281230188946

Comments

Popular posts from this blog

Penciptaan Manusia Menurut Teks Kejadian 1:27-28 & 2:7: Sudut Pandang Teologi Injili dan Relevansinya bagi Orang Percaya Masa Kini

Arti Kata "Ekklessia"

Ketika Ujian Berat itu Datang